๐ŸŒฟ Kiat-Kiat Mengatasi Futur ๐ŸŒฟ Futur artinya rasa malas dan…

๐ŸŒฟ Kiat-Kiat Mengatasi Futur ๐ŸŒฟ

Futur artinya rasa malas dan lemah setelah sebelumnya ada masa rajin dan semangat. Dalam kamus Lisanul โ€˜Arab futur didefinisikan,

ุณูƒู† ุจุนุฏ ุญุฏู‘ุฉ ูˆู„ุงู†ูŽ ุจุนุฏ ุดุฏุฉ

โ€œdiam setelah intensitas tinggi, yaitu setelah melakukan dengan usaha kerasโ€

Penyakit futur dan malas banyak menjangkiti orang-orang yang menuntut ilmu agama dan juga orang-orang yang berusaha menapaki jalan kebenaran. Bagaimana solusinya?

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin pernah ditanya, โ€œbanyak penuntut ilmu agama yang lemah tekadnya dan futur dalam menuntut. Sarana apa saja yang dapat membangkitkan tekad dan semangat dalam menuntut ilmu?โ€œ. Beliau menjawab:

***

Dhaโ€™ful himmah (tekad yang lemah) dalam menuntut ilmu agama adalah salah satu musibah yang besar. Untuk mengatasi ini ada beberapa hal:

1. Mengikhlaskan niat hanya untuk Allahโ€˜Azza Wa Jalla dalam menuntut ilmu

Jika seseorang ikhlas dalam menuntut ilmu, ia akan memahami bahwa amalan menuntut ilmu yang ia lakukan itu akan diganjar pahala. Dan ia juga akan memahami bahwa ia akan termasuk dalam tiga derajat manusia dari umat ini*), lalu dengan itu semangatnya pun akan bangkit.

ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูŠูุทูุนู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽุงู„ุฑู‘ูŽุณููˆู„ูŽ ููŽุฃููˆู„ูŽุฆููƒูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽู†ู’ุนูŽู…ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ููŠู†ูŽ ูˆูŽุงู„ุตู‘ูุฏู‘ููŠู‚ููŠู†ูŽ ูˆูŽุงู„ุดู‘ูู‡ูŽุฏูŽุงุกู

โ€œDan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahidโ€ (QS. An Nisa: 69)

2. Selalu bersama dengan teman-teman yang semangat dalam menuntut ilmu

Dan teman-teman yang dapat membantunya dalam berdiskusi dan meneliti masalah agama. Jangan condong untuk meninggalkan kebersamaan bersama mereka selama mereka senantiasa membantu dalam menuntut ilmu.

3. Bersabar, yaitu ketika jiwa mengajak untuk berpaling dari ilmu

Allah Taโ€™ala berfirman kepada NabiShallallahuโ€™alaihi Wasallam:

ูˆูŽุงุตู’ุจูุฑู’ ู†ูŽูู’ุณูŽูƒูŽ ู…ูŽุนูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูŠูŽุฏู’ุนููˆู†ูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽู‡ูู…ู’ ุจูุงู„ู’ุบูŽุฏูŽุงุฉู ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽุดููŠู‘ู ูŠูุฑููŠุฏููˆู†ูŽ ูˆูŽุฌู’ู‡ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽุง ุชูŽุนู’ุฏู ุนูŽูŠู’ู†ูŽุงูƒูŽ ุนูŽู†ู’ู‡ูู…ู’ ุชูุฑููŠุฏู ุฒููŠู†ูŽุฉูŽ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง

โ€œDan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan kehidupan dunia iniโ€ (QS. Al Kahfi: 28)

Maka bersabarlah ๐Ÿ™‚
Jika seseorang mampu bersabar lalu senantiasa kembali untuk menuntut ilmu maka lama-kelamaan menuntut ilmu akan menjadi kebiasaan baginya. Sehingga hari ketika ia terlewat dari menuntut ilmu akan terasa hari yang menyedihkan baginya.

Adapun ketika jiwa menginginkan โ€˜rasa bebasโ€™ sebentar dari menuntut ilmu, maka jangan biarkan. Karena jiwa itu mengajak kepada keburukan. Dan setan itu senantiasa menghasut orang untuk malas dan tidak mau taโ€™lim (menuntut ilmu).

Keep syar’i n inspiring
@Muslimah_talk

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *