Ada kalanya kita melepas sesuatu yang kita cintai bukan karena…

Ada kalanya kita melepas sesuatu yang kita cintai bukan karena kita berhenti mencintainya melainkan karena melepaskan adalah cara terbaik untuk mempesonakan keadaan dan membiarkan skenario Allah yang berperan.

Mencintai, tak harus dikatakan.
Mencintai tak harus memberi perhatian.
Mencintai tak haruslah selalu dekat dengannya.
Mencintai adalah bagaimana aku menitipkan hatimu pada Allah.
Karena Allah Sang Maha Membolakbalikkan hati.

Sedang berjuang dengan siapun dirimu saat ini.
Serumit apapun liku – liku cinta yang dirasa.
Jika kau ditakdirkan untukku, maka Allah akan menjagamu untukku.
Jika kau bukan untukku, mau sekuat apapun aku menggenggam hatimu, tentu kau akan lepas dariku.

Cinta, tak selamanya harus berisi keindahan.
Ada ujian cinta yang mendera.
Ada pesona hati yang membara…
Menyajikan pilihan untuk diperjuangkan atau dilepaskan.
Memasrahkan semuanya berjalan dengan kehendak Allah.

Aku sudah memperjuangkan apa yang harus diperjuangkan.
Tapi tatkala yang diperjuangkan, tak menemui titik terang.
Aku bisa apa? Kecuali pasrah dengan ketentuan Allah.
Pasrah akan skenario takdirnya.
Berprasangka baik ada hikmah dibalik semuanya.

Keindahan didapat setelah menuai rasa pahit. Bukan dituai dengan jalan yang mulus tanpa duri, paku tajam.

Tanamkan dalam hati akan ada sesuatu yang menanti kita setelah rasa pedih dan sabar yang dijalani saat ini.

La tahzan, percaya janji Allah itu pasti.

– @rihan_azzahra –

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *