Bedah Buku Saleha Is Me di MAN1 Poncowati Lampung Tengah

[S]alah satu program terbaru dari akun @Muslimah_talk ialah Dakwah Go To School. Demi berjalannya program ini, tim kami melakukan debut pertama program Dakwah Go To School dengan Bedah Buku Saleha Is Me di sekolah – sekolah. Sasaran pertama kami adalah daerah Lampung. Karena salah satu kandidat dari tim kami juga berada disana dan sebagai tahap awal kami mengenalkan buku kami serta membagi ilmu yang sudah kami tulis untuk disampaikan secara luas. Apalagi buku Saleha Is Me sangat cocok bahasannya untuk diketahui para remaja saat ini. Akhlak remaja yang kian kritis terpengaruh pada perubahan global budaya barat yang banyak masuk menyerap ke negara kita. Membuat para remaja banyak tak mengenal jati dirinya bahkan nilai – nilai islam yang kian rendah mereka ketahui.

Bedah buku Saleha Is Me dilakukan pada hari Jumat, tanggal 30 Mei 2014 itu mendapat sambutan hangat oleh pihak sekolah MAN 1 Poncowati. Waktu satu jam untuk menyampaikan materi ternyata membuat para siswa exited hingga mereka meminta agar menambah waktu dua jam lagi. Disini juga tim kami memperdengarkan soundcloud puisi dalam buku Saleha Is Me yaitu Surat Cinta Untuk Ayah dan Sepucuk Surat Untuk Calon Imamku. Banyak mata yang tak kuasa meneteskan air mata tatkala puisi – puisi tersebut diperdengarkan. Ada hati yang bergetar juga tatkala puisi terlantun indah memenuhi suasana ruangan.

Waktu yang berlalu selama tiga jam itu berjalan sangat seru. Puluhan pertanyaan terlontar dari lisan para siswa . Sinergi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik jelas terlihat dari ekspresi dan bagaimana banyaknya pertanyaan mengenai isi buku ini. Curhatan demi curhatan sudah terjawab hingga membuat hati mereka puas. Pada session terakhir tim Mt mengadakan kuis berhadiah buku Saleha Is me. Banyak sekali siswa yang ingin menjawab untuk memperebutkan buku Saleha Is Me. Alhamdulillah tim Mt sangat bahagia melihat para siswa yang begitu antusias mengikuti acara bedah buku saleha is me dari awal hingga akhir. Kami sedikit mengabadikan moment itu dalam sebuah foto.

Inilah dokumentasinya:

poncowati

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *