KAIDAH KEWANITAAN اَلْأُنْثَى: كَالْقَهْوَةِ، إِذَا أَهْمَلْتَهَا أَصْبَحَتْ بَارِدَةً، حَتَّى فِيْ…

KAIDAH KEWANITAAN

اَلْأُنْثَى: كَالْقَهْوَةِ، إِذَا أَهْمَلْتَهَا أَصْبَحَتْ بَارِدَةً، حَتَّى فِيْ مَشَاعِرِهَا

Perempuan itu seperti kopi,
jika engkau abaikan,
ia menjadi dingin, sampai dalam hal cita rasanya

. عِنْدَمَا تَصْمُتُ الْأُنْثَى أَمَامَ مَنْ تُحِبُّ، تَأْتِي الْكَلِمَاتُ عَلَى هَيْئَةِ دُمُوْعٍ

Saat perempuan diam di depan orang yang ia cintai,
maka muncullah banyak kata dalam bentuk air mata!!

اَلْأُنْثَى: فِي الْبِدَايَةِ تَخَافُ أَنْ تَقْتَرِبَ مِنْكَ، وَفِي النِّهَايَةِ تَبْكِيْ حِيْنَ تَبْتَعِدُ عَنْهَا، قَلِيْلٌ مَنْ يَفْهَمُهَا

Perempuan itu, pada mulanya takut untuk mendekatimu,
namun pada akhirnya, ia menangis saat engkau menjauh darinya ..
sedikit sekali orang yang memahaminya

. اَلْأُنْثَى: لَا تُرِيْدَ مِنْكَ الْمُسْتَحِيْلَ، هِيَ فَقَطْ تُرِيْدُكَ أَنْ تَكُوْنَ مِثْلَ الرَّجُلِ الَّذِيْ تَتَمَنَّاهُ أَنْتَ لِشَقِيْقَتِكَ

Perempuan itu tidak menginginkan kemustahilan darimu,
dia hanya menginginkan agar engkau seperti lelaki yang engkau bayangkan tentang saudari kandungnya

. اَلْأُنْثَى: إِمَّا كَيْدٌ عَظِيْمٌ، أَوْ حُبٌّ عَظِيْمٌ! وَأَنْتَ مَنْ يُحَدِّدُ أَيُّهَا الرَّجُلَ، فَإِنْ مَكَرْتَ بِهَا مَكَرَتْ بِكَ، وَإِنْ أَحْبَبْتَهَا عَشِقَتْكَ

Perempuan itu tipu daya besar atau cinta agung,
dan engkau lah yang menentukannya wahai lelaki..
jika engkau membuat makar atasnya,
diapun membuat makar kepadamu,
dan jika engkau mencintainya, ia pun kasmaran terhadapmu

بِقَدْرِ مَا تُحِبُّ الْأُنْثَى هِيَ تَغَارُ، لِذَا أَيُّ أُنْثَى تَجُنُّ غِيْرَةً، هِيَ تَجُنُّ حُبًّا

Sesuai dengan tingkat cintamu kepada perempuan,
seperti itulah ia cemburu,
karenanya,
apa saja yang membuat perempuan menjadi gila karena cemburu,
itu juga yang membuatnya gila karena cinta.

اَلْأُنْثَى: تُدَاوِيْ وَهِيَ مَحْمُوْمَةٌ، وَتُوَاسِيْ وَهِيَ مَهْمُوْمَةٌ، وَتَسْهَرُ وَهِيَ مُتْعَبَةٌ، وَتَحْزَنُ مَعَ مَنْ لَا تَعْرِفُ

Perempuan itu :
mengobati, padahal dia sedang demam,
membantu, padahal dia susah,
begadang, padahal lelah, dan..
berduka terhadap seseorang yang tidak dikenalnya

َلْأُنْثَى : تُحِبُّ أَنْ تُعَامَلَ كَطِفْلَةٍ دَائِماً مَهْمَا كَبُرَتْ

Perempuan itu selalu ingin diperlakukan seperti bocah kecil,
betapapun ia menua

. لَا تَطْرُقْ بَابَ قَلْبِ الْأُنْثَى، وَأَنْتَ لَا تَحْمِلُ مَعَكَ حَقَائِبَ الِاهْتِمَامِ

Jangan berani-berani mengetuk pintu hati perempuan
jika engkau tidak membawa berkoper-koper perhatian.

عِنْدَمَا تَغَارُ الْأُنْثَى: اُرْسُمْ قُبْلَةً عَلَى يَدَيْهَا، دَعْهَا تَشْعُرُ بِأَنَّها نِعْمَةٌ مِنَ اللهِ لَدَيْكَ

Saat perempuan cemburu,
buatlah lukisan ciumanmu pada kedua tangannya,
biarkan dia merasakan bahwa dia merupakan kenikmatan Allah SWT yang sangat besar bagimu.

اَلْأُنْثَى اَلْهَادِئَةُ، اَلنَّاعِمَةُ، أكْثَرُ ضَجِيْجًا بِقَلْبِ الرَّجُلِ

Perempuan, yang tenang, nan lembut,
ternyata pembuat kebisingan terbesar pada hati lelaki.

اَلْأُنْثَى: وَإِنْ قَسَتْ؛ فَإِنَّهَا لَا تَخْلُوْ مِنْ مَشَاعِرِ الْعَطْفِ، وَالرَّأْفَةِ

Perempuan itu, meskipun keras hati,
sebenarnya tidak pernah kosong dari rasa simpati dan kasih sayang.

لَا يَحْتَمِلُ جُنُوْنَ الْأُنْثَى وَغِيْرَتَهَا، إِلَّا رَجُلٌ أَحَبَّهَا بِصِدْقٍ

Tidak ada yang mampu menanggung kegilaan perempuan dan kecemburuannya,
kecuali lelaki yang mencintainya dengan sebenarnya.

لَيْسَ عيَباً أنَ يَتَعَلَّمَ الرَّجُلُ مِنْ قَلْبِ الْأُنْثَى شَيْئا يَجْعَلُهُ أكَثرَ إِنْسَانِيَّةً وَرِقَّةً

Tidak aib jika lelaki mau belajar dari hati perempuan sesuatu yang menjadikannya semakin manusiawi dan semakin lembut.

اَلْأنثىْ : تَخشىْ الخيانْة ، وَالفقدانْ ، وَالغيابْ ، ولا تسَتطيع بسهولة نسيانْ غائبْ أحَبته ، تظل تراقِبه منْ بعد

Perempuan itu takut dikhianati, takut kehilangan, takut tiada, dan tidak mudah melupakan seorang yang tiada yang dicintainya,
ia terus menerus mengawasinya dari jauh

.للأنثى : أن تربي طفلاً بلا أب ، لكن لا يمكن للرجل أن يربي طفلاً بلا أمهنا روعه الأنثى

Mungkin perempuan mengasuh anak tanpa seorang ayah, tetapi,
tidak mungkin lelaki mengasuh anak tanpa ibu.
Di sinilah terletak keindahan perempuan.

مَتى مآ كُنت ‘رجُل’ تكُن لك «امرأة

Jikalau kamu benar-benar lelaki,
pasti punya perempuan

مَتى مآ كُنت ‘ذكَر’ تكُن لك «أنثى

Jikalau engkau jantan,
pasti punya betina

مَتى مآ كُنت ‘ملِك’ تكُن لك «أميرة

Kapan engkau menjadi raja,
pasti ada ratu

مَتى مآ كُنت ‘عاشِق’ تكُن لك «متيمة

Kapan engkau kasmaran,
pasti perempuan itu seperti seorang yang kehilangan anak

فلا تكُن ‘لاشيء’ وتُريدهآ أن تكون «كل شيء

Jangan sampai engkau tanpa apa-apa
sementara engkau menginginkan perempuan segala-galanya

عندمآ تُنفخ فيك الروح تكون في بطن امرأة

Ingatlah,
saat ruh ditiupkan kepadamu,
engkau ada di rahim perempuan.

عندما تبكي، تكون في حضن امرأة

Saat engkau menangis,
engkau ada di pangkuan perempuan

وعندما تعشق، تكون في قلب امرأة

Saat engkau kasmaran,
engkau ada di hati perempuan

رفقاً بهآ .. فالاُنثى أمانة ،، مآ خُلِقَت لﻹهانة

Karenanya, perlakukan perempuan dengan penuh kelembutan.
Perempuan itu dicipta sebagai amanah,
bukan dicipta untuk dihinakan.

Keep syar’i n inspiring
@Muslimah_talk

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *