Makna Romantis

image

Makna Romantis

Romantis pada umunya di pahami sebagai suasana yang penuh kemesraan. Dalam hubungan antara dua insan yang berlawan jenis, maka romantis adalah hubungan yang mesra.

Remaja biasanya bangga jika pacaranya bisa mencapai romantisme, padahal romantisme hanya milik orang-orang yang sudah halal atau sah dalam pernikahan.

Rasulullah jelas jelas sudah melarang wanita dan laki laki berduaan tanpa ada nya mahram sebab yang ketiganya adalah syaitan apalagi jika sampai beromantisme dengan kata kata atau yang lebih parahnya sampai berdua duaan.. hih kebayang dong apa kabarnya itu sudah termasuk “ZINA” nauudzubillah..

Kalau kita lebih memilih kekasih dunia dan melupakan kekasih akhirat yang sesungguhnya berarti kita telah membeli dunia dengan akhirat. Padahal harga dunia sangat murah sedangkan akhirat sangat mahal.
Allah berfirman :
“Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.”(Al-Baqarah: 86)

Jika seorang remaja tidak  ingin mengalami kerugian, maka seharusnya tinggalkan saja kekasih dunianya dan buanglah jauh jauh namanya “Pacaran” lalu berkosentrasilah menata masa depan dengan belajar giat dan mengembangkan potensi diri.

Ketika remaja sudah mendekatkan diri kepada Allah, maka keinginan untuk mencari kekasih dunia dapat ditahan. Saat teman temanya berbicara kisah romantisme berpacaran dengan kekasih dunianya, ia pun tidak kalah penting menceritakan tentang romantisme bercinta dengan kekasih hakiki, Allah SWT.

barang kali ada yg diantara kita meragukan, apakah mungkin bercinta dengan kekasih yang tidak kasat mata, yang tidak bersama kita dan tidak bisa dikunjungi? Sangat mungkin, karena justru bercinta dengan kekasih hakiki kita akan senantiasa melihatNya dengan menyaksikan segenap cintaNya Yang Agung, kita juga senantiasa bersamaNya, bahkan setiap saat kita bisa datang kepadaNya tanpa melalui perantara dan izin siapapun.

Allah telah berfirman :
” Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemanapun kamu menghadap di situlah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.” ( Al-Baqarah: 115)

“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (‘Āli `Imrān: 190)

Dari ayat ayat diatas sudah jelas, untuk bercengkrama dan bercinta dengan Allah sangat mudah. Sungguhpun Allah tidak dapat dilihat dengan mata secara langsung, tetapi tanda tanda kebesaranNya sangat banyak, Iapun akan senantiasa bersama orang-orang yang mendekatkan diri KepadaNya karena itu ada orang yang mencintai Allah lebih dari segala-galanya.

Dalam percintaanya dengan Allah ia mampu mencapai romantisme bercinta melebihi keindahan apapun juga.

Itulah romantisme yang sebenarnya, ketika kita merasa bahagia dalam menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala laranganNya dan saat saat itulah pembuktiaan Cinta yg sebenarnya.
Bukan romantisme semu yang banyak mendatangkan kerugian didunia dan akhirat.
Jika remaja ingin sukses menggapai masa depannya, maka remaja harus mengejar romantisme ala Robiah Al-adawiyah.

– Sekuntum Mawar untuk Remaja, Alm. Ust Jefri Al Bukhori –

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *