Mengingatkan itu wajib, menasihati itu perlu, tapi mencari-cari kesalahan, berprasangka…

Mengingatkan itu wajib, menasihati itu perlu, tapi mencari-cari kesalahan, berprasangka dan mengurus isi hati oranglain itu beda lagi 😊

Dimana letak perbedaan hal tersebut? Saat seorang ustadz berceramah, beliau berkata : “Wahai ibu bapak sekalian yg dirahmati oleh Allah, jika ibu bapak hendak bersedekah, sebisa mungkin disembunyikan dan jangan dipublikasi, khawatir pahalanya hilang sebab riya.” Inilah yg disebut dengan dakwah, menyampaikan kebaikan, mengingatkan & menasihati sesama muslim 🙂
.
Namun, berbeda kasusnya dengan saat si Fulanah membicarakan amal baik yang telah diperbuat, lalu kita menuduh dia telah berbuat riya, dan kita berkata “wahai Fulanah, sedekahmu itu tak berpahala karena engkau telah berbuat riya.” Inilah yg disebut dengan, mencari-cari kesalahan oranglain dan berprasangka(Ghibah), bahkan fitnah. Karena belum tentu sang Fulanah bermaksud untuk riya.

Keduanya terlihat sama, namun ternyata berbeda 🙂

Saat kita menyampaikan sesuatu yang salah kepada ummat dan tidak bermaksud untuk menyindir seseorang, maka saat itu pula kita sedang berdakwah. Namun saat kita menyampaikan sesuatu kepada seseorang dengan menebak-nebak isi hati dan niatan seseorang tersebut (berprasangka), maka ini lah yg harus kita jauhi.

Karena apa? Karena sungguh kita hidup dalam kerugian. Pahala kita secara otomatis berpindah kepada orang yang kita ghibahi, pahala mereka bertambah, namun bagi kita dosa yang bertambah, hati kotor, pikiran tak jernih, sibuk memikirkan dan mencari-cari kesalahan orang lain namun kesalahan sendiri yang amat banyaknya tak terpikir. Semoga kita termasuk kedalam orang-orang yang senantiasa menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim yaitu Berdakwah, bukan orang-orang yang rajin Ghibah 😊

Aamiin InsyaAllah ❤

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *