SAUDARAKU PERBAIKILAH… Saudaraku… Perbaikilah… Amal manakah yang engkau kejar.. Amal…

SAUDARAKU PERBAIKILAH…

Saudaraku…
Perbaikilah…
Amal manakah yang engkau kejar..
Amal manakah yang engkau tuju selama ini..

๐Ÿ‘ค Ali bin Abi Tholib radhiyallahu anhu berkata :

ุงุฑู’ุชูŽุญูŽู„ูŽุชู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู…ูุฏู’ุจูุฑูŽุฉู‹ ุŒ ูˆูŽุงุฑู’ุชูŽุญูŽู„ูŽุชู ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ู…ูู‚ู’ุจูู„ูŽุฉู‹ ุŒ ูˆูŽู„ููƒูู„ู‘ู ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉู ู…ูู†ู’ู‡ูู…ูŽุง ุจูŽู†ููˆู†ูŽ ุŒ ููŽูƒููˆู†ููˆุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุงุกู ุงู„ุขุฎูุฑูŽุฉู ุŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุชูŽูƒููˆู†ููˆุง ู…ูู†ู’ ุฃูŽุจู’ู†ูŽุงุกู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุŒ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุนูŽู…ูŽู„ูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุญูุณูŽุงุจูŽ ุŒ ูˆูŽุบูŽุฏู‹ุง ุญูุณูŽุงุจูŒ ูˆูŽู„ุงูŽ ุนูŽู…ูŽู„ูŽ

โ€œDunia itu akan pergi menjauh. Sedangkan akhirat akan mendekat. Dunia dan akhirat tesebut memiliki anak. Jadilah anak-anak akhirat dan janganlah kalian menjadi anak dunia. Hari ini (di dunia) adalah hari untuk beramal dan bukanlah hari perhitungan (hisab), sedangkan besok (di akhirat) adalah hari perhitungan (hisab) dan bukanlah hari untuk beramal.โ€ (HR. Bukhari) muโ€™allaq.

Beliau shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda :

ูƒูู†ู’ ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูƒูŽุฃูŽู†ู‘ูŽูƒูŽ ุบูŽุฑููŠู’ุจูŒ , ุฃูŽูˆู’ ุนูŽุงุจูุฑู ุณูŽุจููŠู’ู„ู

โ€œHiduplah engkau di dunia ini seakan-akan sebagai orang asing atau pengembara.โ€ (HR. Bukhari 6416)

๐Ÿ‘ค Al Imam Ath Thibiy mengatakan :
โ€œRasulullah shallallahu alaihi wa sallam memisalkan orang yang hidup di dunia ini dengan orang asing (al ghorib) yang tidak memiliki tempat berbaring dan tempat tinggal. Kemudian beliau shallallahu alaihi wa sallam mengatakan lebih lagi yaitu memisalkan dengan pengembara. Orang asing dapat tinggal di negeri asing. Hal ini berbeda dengan seorang pengembara yang bermaksud menuju negeri yang jauh, di kanan kirinya terdapat lembah-lembah, akan ditemui tempat yang membinasakan, dia akan melewati padang pasir yang menyengsarakan dan juga terdapat perampok. Orang seperti ini tidaklah tinggal kecuali hanya sebentar sekali, sekejap mata.โ€ ( Fathul Bari, 18 : 224)

Dalam hadits lainnya, Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda :

ู…ูŽุง ู„ูู‰ ูˆูŽู…ูŽุง ู„ูู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู…ูŽุง ุฃูŽู†ูŽุง ููู‰ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฅูู„ุงู‘ูŽ ูƒูŽุฑูŽุงูƒูุจู ุงุณู’ุชูŽุธูŽู„ู‘ูŽ ุชูŽุญู’ุชูŽ ุดูŽุฌูŽุฑูŽุฉู ุซูู…ู‘ูŽ ุฑูŽุงุญูŽ ูˆูŽุชูŽุฑูŽูƒูŽู‡ูŽุง

โ€œApa peduliku dengan dunia?! Tidaklah aku tinggal di dunia melainkan seperti musafir yang berteduh di bawah pohon dan beristirahat, lalu musafir tersebut meninggalkannya.โ€ (HR. Tirmidzi 2551)

๐Ÿ‘ค Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah, berkata :
“Beramalah untuk duniamu sesuai keadaan tinggalmu di sana. Dan beramalah untuk akhiratmu sesuai kadar kekekalanmu di sana.”
(Mawa’izh Sufyan Ats-Tsauri, 49)

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *