Sungguh berat kaki melangkah.. Lepaskan gemerlap dunia nan indah.. Tak…

Sungguh berat kaki melangkah..
Lepaskan gemerlap dunia nan indah..
Tak sanggup hati ikut terlena..
Namun suatu ketika datang setitik cahaya..

Sebelah hati tertarik mengikuti..
Namun sebelah lagi ragu menyelimuti..
Bimbang pun datang tanpa permisi,
Perhelatan hati terjadi..

Sebelah hati berkata, “ingatlah dunia tak abadi, janganlah menjadi orang merugi.”
Sebelah hati lainnya berontak, “hidup hanya sekali, bersenang – senanglah sebelum kau mati.”
Sebelah hati menimpali, “mati itu pasti ! Jika kau tak persiapkan diri, kelak kau kan rasakan betapa pedih siksaan nanti !”
Sebelah hati lainnya membantah, “Tak Usah kau risaukan mati ! Lihatlah betapa hebat dunia yang kau genggam kini!”

———

Begitulah, ketika diri ingin bertaubat, menjauhi maksiat, syetan malah makin mendekat. Mungkin hari ini kita bisa mengalahkan hawa nafsu, namun esok siapa yang tahu? Syetan akan datang dengan beragam tipu muslihat, tuk merayu manusia ke jalan sesat.

“Ya Allah jauhkan hamba dari godaan syetan yang terkutuk.”

Bismillahirrahmanirrahim..

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berdoa; “Allahumma mushorrifal quluub shorrif  quluubanaa ‘ala tho’atik” [Ya Allah, Dzat yang memalingkan hati, palingkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu!] (HR. Muslim no. 2654).

Boleh di like dan share ya 😉

Keep syar’I n inspiring
@Muslimah_talk

Posted by | View Post | View Group

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *